Kanal pelaporan penipuan digital yang melindungi korban
Pernyataan masalah
Korban penipuan digital sering enggan melapor karena takut data pribadinya tersebar. Diperlukan kanal pelaporan dengan perlindungan identitas yang dapat diaudit.
Konteks: Tantangan lintas insiden untuk kategori penipuan digital.
Persyaratan
1) Anonimitas terkendali. 2) Audit akses. 3) Alur eskalasi ke pihak berwenang tanpa membocorkan identitas ke publik.
Kriteria evaluasi
Perlindungan data 40%, kegunaan 25%, auditabilitas 20%, biaya 15%.
Proposal (1)
Urutan bukan peringkat. Status menunjukkan tahap peninjauan.
Kanal laporan anonim terkendali
Universitas Simulasi Hijau · fiktif demo · Ketua kelompok riset
DitolakSkor 55Kanal laporan dengan identitas terenkripsi dan akses berbasis peran yang diaudit.
Lihat pendekatan, keluaran, dan rencana uji coba
Pendekatan: Identitas korban dienkripsi dan hanya dapat dibuka dengan dua kunci. Setiap akses dicatat. Publik hanya melihat ringkasan tanpa identitas.
Keluaran: Prototipe kanal, skema audit, kebijakan retensi.
Rencana uji coba: Uji coba terbatas 4 minggu.
#privasi#enkripsi#auditTidak ada konflik kepentingan yang diketahui (demo).
Catatan peninjau: Ruang lingkup terlalu luas untuk tahap MVP; disarankan mengajukan ulang dengan cakupan lebih kecil.
Diajukan 22 Okt 2026, 15.10