Metodologi & transparansi
Halaman ini menjelaskan aturan main ICAP: siapa boleh melakukan apa, bagaimana status ditetapkan, dan apa yang sengaja tidak dilakukan.
1. Posisi platform
ICAP adalah orkestrator ekosistem, bukan pembuat konten, otoritas kebenaran, layanan darurat, atau lembaga penyelesaian keluhan. Konten berasal dari warga, pakar, peneliti, NGO, media, pemerintah, dan industri.
MASTEL dan ASPILUKI dapat memegang peran orkestrator, tetapi tidak otomatis mengontrol status verifikasi kasus maupun peringkat publik. Verifikasi dilakukan validator dan pakar dengan jejak audit.
Yang dilakukan
- Memisahkan dugaan, observasi, pernyataan resmi, dan fakta terverifikasi.
- Mencatat setiap keputusan beserta alasannya.
- Menyediakan jam respons berbasis peristiwa platform.
Yang tidak dilakukan
- Menetapkan siapa bersalah atau bertanggung jawab hukum.
- Memberi sanksi atau memblokir institusi atas dasar tuduhan.
- Menggantikan proses hukum atau mekanisme pengaduan resmi.
2. Alur penanganan
- 1
Triase · Validator
Memeriksa kelengkapan, relevansi kategori, dan risiko konten. Laporan dapat ditolak dengan alasan tertulis, atau digabung bila duplikat.
- 2
Verifikasi bukti · Validator / Pakar
Menilai konsistensi waktu, lokasi, sumber, dan metadata. Setiap keputusan bukti dicatat dengan alasan dan identitas peninjau.
- 3
Penugasan · Validator
Menyarankan institusi yang relevan. Penugasan bersifat advisory: platform tidak memerintahkan dan tidak mewakili institusi.
- 4
Respons & komitmen · Perwakilan institusi terverifikasi
Institusi dapat mengakui, meminta klarifikasi, memberi pernyataan resmi, dan menetapkan komitmen bertenggat.
- 5
Hasil & penutupan · Institusi + validator
Pembaruan aksi dan bukti hasil ditinjau validator sebelum status 'terpenuhi' atau 'selesai' diberikan.
Tidak ada publikasi otomatis
SUBMITTED tidak pernah tampil di daftar publik. Publikasi hanya terjadi setelah keputusan triase manusia dicatat.3. Tingkat verifikasi
Dugaan
Klaim awal yang belum disertai bukti yang ditinjau manusia.
Observasi
Ada pengamatan atau bukti yang dikirim, belum dikoroborasi.
Pernyataan resmi
Ada pernyataan resmi dari institusi yang terverifikasi.
Fakta terverifikasi
Minimal satu bukti dikoroborasi dan keputusan validator tercatat.
Status VERIFIED hanya dapat diberikan bila minimal satu bukti berstatus CORROBORATED dan validator mencatat alasan keputusan. AI tidak dapat menetapkan status ini.
4. Status bukti
Dikirim
SUBMITTED
Ditinjau
UNDER_REVIEW
Dikoroborasi
CORROBORATED
Diperdebatkan
DISPUTED
Tidak konklusif
INCONCLUSIVE
Ditolak
REJECTED
- • Setiap perubahan status bukti menghasilkan baris riwayat (dari → ke, alasan, peninjau).
- • Bukti dengan akses terbatas hanya dapat dibuka validator, pakar, dan admin.
- • Metadata sensitif (mis. GPS EXIF) dibersihkan pada salinan publik.
- • Bukti yang diperdebatkan tetap ditampilkan dengan label DISPUTED.
5. Jam respons & tekanan sejawat positif
Jam respons dihitung dari waktu publikasi insiden sampai peristiwa platform pertama: pengakuan penugasan, respons resmi, komitmen, atau pembaruan aksi. Tidak ada peristiwa berarti label “Belum ada respons tercatat di platform” — bukan klaim bahwa tidak ada tindakan nyata.
Yang dipakai
- Peristiwa yang dapat diaudit
- Komitmen bertenggat dengan progres
- Bukti hasil yang ditinjau manusia
- Kohort sebanding dengan sampel memadai
Yang tidak dipakai
- Skor popularitas atau jumlah klik
- Peringkat institusi publik (belum diaktifkan)
- Naming-and-shaming atau brigading
- Kesimpulan dari sampel kecil
Peringkat publik hanya dapat diaktifkan bila metodologi disetujui dan jumlah sampel memadai. Pada MVP ini, peringkat nonaktif (variabel lingkungan RANKING_ENABLED).
6. Peran AI
AI membantu kategorisasi, ringkasan, saran duplikat, identifikasi celah bukti, pencocokan pakar, dan draf ringkasan publik. Semua keluaran berbentuk JSON terstruktur yang divalidasi skema, dan harus merujuk ID bukti yang tersimpan.
AI tidak menetapkan status verifikasi, tidak menyatakan kesalahan, dan tidak menerbitkan ringkasan tanpa persetujuan manusia. Draf ringkasan hanya tampil setelah disetujui validator.
Konten unggahan diperlakukan sebagai untrusted input: instruksi di dalam teks pengguna tidak dijalankan. Bila tidak ada kunci API, platform memakai analisis deterministik lokal dan menandainya jelas.
7. Moderasi, koreksi, dan banding
Setiap pengguna dapat melaporkan konten yang melanggar privasi atau memuat tuduhan tanpa dasar. Laporan moderasi masuk antrean dan diputuskan manusia dengan alasan.
Institusi dan publik dapat mengajukan koreksi/hak jawab melalui halaman insiden. Keputusan banding dicatat pada riwayat insiden dan dapat mengubah isi publik tanpa menghapus jejak.
Data yang diminta untuk banding: nama/instansi, email kontak (tidak dipublikasikan), uraian, dan bukti pendukung bila ada.
8. Bukan layanan darurat
ICAP bukan layanan darurat. Untuk keadaan darurat, hubungi 112 (darurat nasional), 119 (kesehatan), 110 (polisi), atau 113 (kebakaran) — jangan menunggu respons di platform ini.